Rabu, 23 Agustus 2017

Ini Dia 5 Ibu Paling Sadis Di Dunia

Ini Dia 5 Ibu Paling Sadis Di Dunia

Ibu adalah sosok yang perlu dalam perkembangan seorang anak. Sudah menjadi perihal yang lumrah terkecuali ibu sebenarnya mesti sayang kepada anaknya. Bahkan terkecuali anda yang udah menjadi ibu, pasti dapat merasakan betul kasih sayang untuk seorang anak yang udah anda lahirkan. Kamu lebih-lebih tak segan-segan untuk melaksanakan bermacam perihal demi lihat anak tercintamu bahagia.

Bahkan pas anakmu itu sakit, anda dapat merasa pedih dan barangkali berpikir 'aku saja yang sakit, jangan anakku'. Itulah kasih sayang seorang ibu, yang lebih-lebih tak dapat ditandingi bersama dengan apapun di dunia ini. Namun senantiasa saja, rupanya ada perempuan-perempuan yang sampai memicu sosok ibu menjadi buruk. Mengapa begitu? Karena bersama dengan ulahnya, mereka berubah berasal dari seorang ibu yang semestinya sayang ke anak menjadi monster yang mengerikan dan berulah sadis.

Berikut adalah 5 Ibu Paling Sadis Di Dunia :

1. Mengaku Dirasuki Setan

Ibu Paling Sadis Di Dunia

20 Juni 2001 publik dunia dikejutkan bersama dengan aksi pembunuhan yang dijalankan oleh Andrea Yates. Tak main-main, Yates membunuh keempat anaknya yakni Noah (7), Paul (3), Luke (2) dan Mary (6 bulan). Yates membunuh keempat anaknya yang tak berdosa itu bersama dengan langkah ditenggelamkan di kamar mandi.

Saat persidangan berlangsung, Yates mengaku mendengarkan bisikan setan. Di mana setan itu hendak mengajak keempat anak-anak Yates ke neraka. Tak mau, Yates langsung membunuh keempat anaknya supaya selamat berasal dari neraka. Atas aksinya itu, Yates sempat dipenjara tetapi kini dia kini dirawat di tempat tinggal sakit jiwa karena masalah mental.

2. Bunuh Bayi dan Diulangi

Ibu Paling Sadis Di Dunia

Nama Kenisha Berry mendadak dibicarakan banyak orang terhadap musim panas 2003 silam. Apakah karena dia mencetak sebuah prestasi? Tepatnya barangkali adalah sebuah prestasi kejahatan. Bayangkan saja, Berry yang pas itu berusia 25 tahun melaksanakan keliru satu aksi kejahatan tersadis dalam satu dekade terakhir. Semua diawali pas penemuan mayat bayi baru lahir yang tewas karena kedinginan dan digigit ratusan semut api.

Terungkap bahwa tersangkanya adalah Berry. Namun dalam penyelidikannya, ditemukan fakta mencengangkan bahwa Berry dulu melaksanakan aksi yang mirip lima tahun silam. Saat itu 29 November 1998, Berry melakban tubuh dan mulut anaknya yang masih berusia empat hari. Bayi itu selanjutnya di tempatkan di kantong plastik hitam dan mayatnya ditinggal di daerah sampah. Berry didakwa hukuman mati yang lantas menjadi hukuman seumur hidup.

3. Punya Pacar Pedofil

Ibu Paling Sadis Di Dunia

Lianne Smith barangkali adalah bukti bahwa seorang manusia dapat bertindak gila dan tak masuk akal karena ketakutan. Bahkan kekhawatiran itu dapat memicu tindakan gila seperti pembunuhan. Bayangkan saja, ibu asal Inggris ini membunuh ke dua anaknya yakni Rebecca (5) dan Daniel (11 bulan) bersama dengan langkah mencekik terhadap 17 Mei 2010 di hotel Miramar yang terdapat di Spanyol sana.

Lianne mengaku perihal ini dipicu karena pacarnya, Martin Smith ditangkap usai melaksanakan aksi seksual terhadap anak. Lianne sendiri rupanya menyadari bahwa sang kekasihnya itu pedofil dan tambah membiarkannya. Beralasan enggan anak-anaknya dibawa ke panti sosial, Lianne tambah langsung membunuh Rebecca dan Daniel. Masuk akal nggak sih alasannya?

4. Karena Balas Dendam

Ibu Paling Sadis Di Dunia

26 Oktober 1997, Susan Dianne Eubanks melaksanakan sebuah aksi yang barangkali tak dapat dibayangkan. Bayangkan saja, malam itu Susan membunuh keempat anak kandungnya. Susan membunuh Brandon (14), Austin (7), Brigham (6) dan Matthew (4) di rumahnya sendiri, California. Lima hari usai melaksanakan aksinya, Susan langsung divonis hukuman mati. Dalam persidangan, Susan mengakui melaksanakan aksi itu karena kebencian mendalam terhadap sang mantan suami. Mengaku cinta kepada keempat buah hatinya, Susan justru berpendapat terkecuali anak-anaknya itu lebih baik mati saja.

5. Membunuh Demi Kekasih

Ibu Paling Sadis Di Dunia

Pada tahun 1984, Diane Downs mesti mengucapkan selamat tinggal terhadap kehidupan bebasnya sampai hayatnya berakhir kelak. Hal ini karena Diane mendapat vonis hukuman penjara seumur hidup sesudah terhadap musim panas dirinya menembak ketiga anaknya yakni Christie (8), Stephen (3) dan Cheryl (7). Atas ulahnya itu Chery langsung tewas pas Stephen lumpuh dan Christie mengidap stroke.

Diane sendiri mengaburkan aksinya bersama dengan tindak penjarahan mobil lebih-lebih menembak tangannya sendiri. Namun pada akhirnya terungkap bahwa Diane udah melaksanakan keterangan palsu. Ternyata perihal itu dijalankan Diane lantaran sang kekasih enggan mencintai ketiga anaknya. Benar-benar tak masuk akal.

0 komentar: